Akibat makai pomade

,
Terdengar suara jangkrik meringis seperti suara perut ikan paus. Disana hiduplah seorang anak muda yang haus dalam mencari jati diri, terlihat sekilas seperti pemuda biasa tapi kenyataan didalamnya juga memang pemuda biasa, biasa bangun jam sembilan dan melupakan semua yang terjadi pada jam delapan. Begitu rumit orang orang memandangnya, begitu mudah dia menyikapinya. Pikiranya tidak seperti kebanykan orang karenia dia bukan dari kebanyak orang itu, dia begitu spesial menurut orang yang mengatakan dia spesial. dia hidup tapi seperti tak hidup, dia mati dalam keramaian berlari mengejar kesunyian. kehampaan bukan hal  yang tabu bagi dirinya, karena dia percaya pada dasarnya manusia adalah mahluk  yang hampa, seperti partikel tak bermassa, dia seperti hukum Fisika, tapi tidak berlaku dalam realita. dia berkata dengan dn berdiam, dia tidak menangis seperti kebanyakan orang karena tangisan hanya ada dimasa lalu, dia seperti aliran sungai, walaupun kalian melemparkan batu kesana, hanya riak air yang terlihat tapi alirannya akan terus mengalir sampai mencapai samudera. samudera yang biru, tenang dengan desiran angin, walaupun badai sekalipun samudera akan selalu menjadi sebuah bagian bumi yang masih menjadi misteri. Kadang ada gejolak di alam ini yang menjadi begitu indah. keindahan dunia yang fana dan penuh dengan para munafik, bukan karena dia berbuat jahat tapi menyembunyikan sebuh kebenaran adalah kekejaman itu. Oh tuhan, sang pencipta alam semesta, berikanlah aku petunjuk agar aku mengetahui kebenaran-Mu, bukan doktrin-doktrin yang diberikan oleh para pendahulu ku...........


Bangun bro,, Loe ngigau, kelaparan atau pomade loe habis,, Hahahahahahaha

ngaco II

,
jam sudah menunjukan pukul 9 teng, tapi mata gue masih terjaga segar bugar, td malam gue bergadang semalaman full kagak tidur. Semenjak gelar mahasiswa gue akan berakhir, gue mulai merasakan keresahan-resahan dalam diri gue, entah gue kedepannya mau kaya gimana atau mau ngelakuin apa. gue bukan tipikal orang suka merencanakan masa depan gue, tapi setelah menyelesaikan studi gue, ternyata gue udah telat dalam ngambil tindakan. Sebelumnya gue jalanin kuliah layaknya mahasiswa, eeehhh ternyata kesekpatan buat kerja mulai tipis dan entalah. hidup kadang begitu susah untuk ditebak, kita tidak tau apa yang ada dalam kotak coklat. Hidup sebuah meisteri dan entah apa maksud dari ini gue masih rancu untuk memahaminya. paham atau tidak itu urusan belakangan yang penting porsi makan kita gak berkurang, gak peduli siapa yang jadi presiden gue tetap nulis kagak jelas kaya gini sampai jari gue gak sanggup lagi buat ngetik hal-hal yang kaga jelas seperti ini. Intinya jangan pernah MENYESAL !!

ngaco

,
terlindas hembusan angin pagi, menggetarkan raga ini,
kau yang bekerja dari jam 8 sampai 4,, aku mencintaimu 24 jam
langit biru awan putih, aku rindu dengar resahmu, mengukir asa lembayung senja,
ohh, wanita kau sudah ada dalam diriku
Panic. Diberdayakan oleh Blogger.
 

PENCARI JALAN TENGAH Copyright © 2013