CAPCAY dan KUNANG-KUNANG

,
Hidup dikota itu bukan lah sesuatu yang sangat menyenangkan, kenapa gitu ? sebagai orang yang berasal dari kampung, aku ngerasa hidup dikota ngerenggut sebagian dari bagian kehidupan.. memang aneh sih tulisannya kayaa gini tapi ya udahlah. mau diapain juga, nasi udah jadi beras. 


jadi ceritanya gini, tadi sore aku jalan ma  pacar ku, dia sihaktu ngajak aku ketempat makan yang baru dia tau. dia sih bilangnya masakan yang nurutnya paling enak disana cap cay. oke, karena dia yang ngajak, aku ikut dan berangkatlah kami ketempat makan itu, tempatnya disan lumayan jauh dari rumahku. pas tiba disana, ku perhatikan, tempatnya emang sempit sih dan pelayanannya juga kurang memuaskan. why, kami datng jam 5.30 dan masakannya bisa kami santap jam 6.30. aku rasain cap cay rasanya standart aja sih. terus ku bilang aja ma pacarku, "kamu itu kebanyakan promosi" agak ketus sih, tapi dianya sih udah terbiasa ma ucapan aku yang ketus. dan dia juga bilang kaya gini." kalau emang gak suka gak usah dimakan, tapi tuh cap caynya udah duluan habis" sambil ketwa lagi. dan kami pun saling tersenyum kaya di adegan film India. yang mau aku ceritain bukan cap caynya, tapi ini cerita serangga yang emang ku suka dari kecil dan jujur selama kuliah disini aku  gak pernah liat tuh serangga lagi. serangga yang hidup dengan mitos dari jaman bahula dan sampai sekarang masih dipercaya oleh sebagian orang. serangga itu adalah kura-kura... hahahahaha, bukan itu, namanya kunang-kunang. entah kenapa paas lagi makan kami ngebahas masalah itu, pacarku cerita waktu dia jadi panitia PMR, dia anggota yang lainnya disibukan dengan peserta yang kesurupan. oke kesurupan disini bukan kesurupan dewi persik ya. katanya sebelum mereka kesurupan, mereka nemuin atau nangkap kunang-kungang mungkin. waktu diperhutan, bagian ekornya kaya kuku manusia. setelah tau itu, maka peserta yang liatnya pada kesurupan.  emang sih mitos kunang-kunang itu daari kuku mayat. tapi pendapat yang benar-benar gak masuk akal, gara-gara negbahas masalah kunang-kunang sampai habisisn dua gelas teh. mantpa bener, aku sih kaga bisa nerima pemikiran seperti itu, apalgi yang berkaitan dengan hal-hal yang berbau mistis. jadi intinya, kunang-kunang nurutku gak  ada kaitannya ma kuku orang mati, mereka serangga, mereka keluarga, punya ayah, ibu, anak, pacar dan mungkin juga cucu. kalau kunang-kunang emang terlahir dari kuku, aku gak bisa bayangkan gimana perasaan mereka hidup tanpa seorang keluarga. 


see you

2 komentar to “CAPCAY dan KUNANG-KUNANG”

  • 25 September 2013 pukul 16.29
    Unknown says:

    itulah mitos kehidupan yang ada di masyarakat kita, yang jelas pasti ada maknanya :D
    trims ya sudah berbagi

  • 26 September 2013 pukul 00.10

    thanks kunjungannya gan

Posting Komentar

Panic. Diberdayakan oleh Blogger.
 

PENCARI JALAN TENGAH Copyright © 2013